PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Harga emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan sedikit kenaikan mendekati $3.350 selama sesi Asia awal hari Senin(21/7). Ketidakpastian seputar perundingan perdagangan kemungkinan akan mendukung permintaan emas sebagai aset safe haven seiring semakin dekatnya tenggat waktu tarif dengan AS. Para pedagang akan memperhatikan lebih lanjut pidato Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada hari Selasa nanti. PT. BESTPROFIT
Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengatakan pada hari Minggu bahwa 1 Agustus adalah tenggat waktu bagi negara-negara untuk mulai membayar tarif kepada AS. Tenggat waktu tarif Presiden Donald Trump telah bergeser sejak ia mengumumkan tarif tinggi kepada mitra dagang pada 2 April, tetapi para pejabat Gedung Putih sekarang menegaskan bahwa 1 Agustus adalah tenggat waktu yang pasti.
Ketidakpastian dan kekhawatiran atas tarif baru dapat mendorong logam kuning, karena dianggap sebagai aset safe haven utama selama masa ketidakpastian. Selain itu, pernyataan dovish dari para pejabat Fed dapat mengangkat aset yang tidak memberikan imbal hasil. Gubernur The Fed Christopher Waller mengatakan pada hari Kamis bahwa ia tetap yakin bank sentral AS harus memangkas suku bunga pada pertemuan bulan Juli di tengah meningkatnya risiko terhadap perekonomian. DEMO BPF
Analis memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya saat ini pada akhir bulan ini, dengan peluang sebesar 94% untuk mempertahankan suku bunga dan 6% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps).
Di sisi lain, permintaan Dolar AS (USD) yang kembali meningkat dapat membebani harga Emas berdenominasi USD dalam waktu dekat. Indeks Sentimen Konsumen awal dari University of Michigan (UoM) naik menjadi 61,8 pada bulan Juli dari 60,7 pada bulan Juni. Angka ini lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 61,5. DEMO BESTPROFIT
Sumber: FXStreet