
Dolar AS Stabil, Pasar Cermati Timur Tengah dan Data Inflasi
Indeks Dolar AS bergerak relatif stabil di level 100,9 pada perdagangan Senin (13/07). Posisi ini masih dekat dengan area yang bertahan sepanjang Juli, seiring investor mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah dan prospek kebijakan moneter Amerika Serikat.
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat dalam aksi militer. Di saat yang sama, Pasar juga menerima laporan yang saling bertentangan mengenai apakah Selat Hormuz masih terbuka untuk jalur pelayaran. Kondisi ini mendorong harga Minyak naik karena investor khawatir terhadap potensi gangguan pasokan energi global.
Pelaku Pasar kini menunggu rilis data CPI dan PPI Amerika Serikat pekan ini untuk mendapatkan petunjuk terbaru mengenai tren inflasi. Selain itu, testimoni Ketua The Fed Kevin Warsh di hadapan Kongres juga akan menjadi perhatian utama untuk membaca arah kebijakan suku bunga bank sentral.
Dari sisi dampak market, Dolar AS masih berpotensi bertahan kuat jika data inflasi menunjukkan tekanan harga belum mereda. Saat ini, Pasar memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga The Fed tahun ini, dengan peluang kenaikan pada September berada di sekitar 71%. Dolar melemah terhadap euro, tetapi menguat terhadap yen setelah laporan Reuters menyebut Jepang belum memiliki rencana segera untuk mengubah alokasi aset dana pensiun negaranya. (arl)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
analisis fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.