
Indeks Dolar Naik ke 98,7 Jelang Rapat The Fed
Indeks Dolar menguat tipis ke 98,7 pada Selasa (28/04), mendekati level tertinggi tiga pekan, seiring meningkatnya ketidakpastian di Timur Tengah dan kenaikan harga Minyak yang kembali memunculkan kekhawatiran tekanan inflasi. Sentimen Pasar turut dipengaruhi pernyataan Gedung Putih bahwa Presiden Trump akan menanggapi proposal Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz “dalam waktu dekat”, meski rencana tersebut menunda pembahasan isu nuklir hingga situasi di Teluk mereda.
Penguatan Dolar juga terjadi saat Pasar menunggu dimulainya rapat kebijakan Federal Reserve selama dua hari yang dimulai hari ini. Pelaku Pasar secara luas memperkirakan suku bunga acuan AS ditahan, dengan ekspektasi tidak ada perubahan hingga sisa tahun berjalan, yang membuat perhatian tertuju pada bahasa pernyataan dan penekanan risiko inflasi di tengah lonjakan energi.
Di Eropa, ECB dan Bank of England dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan, sementara Pasar uang mulai memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga sedini Juni. Kombinasi risiko geopolitik, kanal inflasi dari Minyak, dan diferensial kebijakan antarbanksentral menjadi latar yang menjaga permintaan Dolar tetap solid, terutama terhadap mata uang yang sensitif pada perubahan ekspektasi suku bunga.
Di Asia, yen melemah setelah Bank of Japan menahan suku bunga dan Gubernur Kazuo Ueda memberi sedikit panduan soal waktu kenaikan berikutnya. Secara keseluruhan, Dolar mencatat Penguatan paling kuat terhadap euro, poundsterling, dan Dolar Australia, menegaskan pergeseran Pasar ke aset defensif ketika ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan moneter global kembali mendominasi. (asd)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.