
Dolar Melemah Jelang Data Kerja AS, DXY Tertekan di 98,25
Indeks Dolar AS (DXY) bergerak di zona negatif dan turun tipis ke sekitar 98,25 pada awal sesi Eropa hari Selasa(16/12). Pelemahan ini terjadi karena pelaku Pasar memilih “wait and see” menjelang rilis serangkaian data ekonomi AS, terutama laporan pekerjaan bulan November yang sempat tertunda.
Fokus utama Pasar ada pada Nonfarm Payrolls (NFP) Oktober dan November yang rilis hari ini. Kalau data menunjukkan Pasar tenaga kerja melambat, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed bisa makin kuat dan itu biasanya membuat Dolar melemah. Sebaliknya, kalau hasilnya lebih kuat dari perkiraan, Dolar berpotensi dapat dorongan naik dalam jangka pendek.
Pekan lalu, The Fed sudah memangkas suku bunga 25 bps ke kisaran 3,50%-3,75%, dan Pasar kini menilai peluang sekitar 76% The Fed akan menahan suku bunga pada Januari 2026. Dari pejabat The Fed, John Williams menilai kebijakan moneter sudah berada di posisi yang baik untuk tahun depan, sementara Stephen Miran menyebut kebijakan masih terlalu ketat. Pasar kini menunggu komentar lanjutan dari pejabat The Fed minggu ini-kalau nadanya lebih “keras”, DXY bisa balik menguat. (az)
Sumber: Newsmaker.id
Panduan Analisis Pasar Keuangan
Untuk sukses dalam Analisis Trading dan investasi, penting untuk memahami berbagai alat analisis yang tersedia:
Analisis Fundamental
Analisis fundamental melibatkan studi mendalam tentang kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan faktor makro yang mempengaruhi Pasar. Tools seperti kalender ekonomi dan laporan fundamental menjadi kunci.
Analisis Teknikal
Analisis teknikal menggunakan data harga historis dan volume untuk memprediksi pergerakan masa depan. Indikator seperti moving average, RSI, dan MACD sering digunakan oleh trader.
Manajemen Risiko
Implementasi manajemen risiko yang tepat, termasuk position sizing dan stop-loss, sangat penting untuk keberlanjutan trading dalam jangka panjang.