PT BESTPROFIT FUTURES BANJARMASIN – Harga emas melemah di perdagangan Asia pada Rabu(27/8) setelah sempat naik ke level tertinggi lebih dari dua minggu, menyusul upaya Presiden AS Donald Trump untuk memecat seorang Gubernur The Fed yang memicu kembali kekhawatiran tentang independensi bank sentral. Logam mulia ini sempat reli setelah Trump mengumumkan pada Senin malam bahwa Gubernur The Fed Lisa Cook harus segera dicopot dari jabatannya dengan tuduhan pemalsuan dokumen hipotek. BESTPROFIT
Dolar AS sempat merosot setelah langkah Trump tersebut, sehingga turut mengangkat harga logam mulia lainnya. Namun, greenback berhasil pulih dari pelemahannya, sementara imbal hasil obligasi juga stabil, seiring dengan pernyataan Cook dan The Fed bahwa Trump tidak memiliki kewenangan untuk melakukan pemecatan. Harga spot emas turun 0,5% menjadi $3.378,29 per ons, sementara kontrak berjangka emas Oktober melemah tipis 0,1% menjadi $3.428,70 per ons pada pukul 00:23 ET (04:23 GMT).
Emas Didukung Permintaan Aset Aman di Tengah Konflik Trump-Fed
Reli emas pekan ini didorong oleh aksi investor yang mencari aset aman di tengah potensi pertarungan hukum panjang antara Trump dan Cook. Cook menegaskan ia tidak akan mengundurkan diri dan akan menantang pemecatannya di pengadilan, dengan alasan Trump tidak memiliki dasar hukum untuk memecatnya. The Fed juga menegaskan hal yang sama. DEMO BESTPROFIT
Namun, upaya Trump memecat Cook memicu kekhawatiran lebih luas terkait campur tangan politik terhadap The Fed, yang secara tradisional dijaga tetap independen dari pemerintah. Awal tahun ini Trump juga mengancam akan memecat Ketua The Fed Jerome Powell, yang kerap ia kritik karena tidak memangkas suku bunga lebih agresif.
Jika Trump berhasil menggantikan Cook dengan calonnya sendiri, ia berpotensi memperoleh mayoritas di dewan pengambil keputusan suku bunga yang beranggotakan tujuh orang, sehingga bisa mendorong kebijakan suku bunga rendah sesuai agendanya. Kekhawatiran ini menjadi sorotan pasar, mengingat The Fed cenderung berhati-hati terkait pelonggaran lebih lanjut karena risiko inflasi akibat tarif perdagangan Trump.
Dolar Pulih, Harga Logam Industri Melemah
Indeks dolar naik lebih dari 98 poin pada Rabu, memangkas pelemahan yang terjadi awal pekan ini. Imbal hasil obligasi AS juga stabil setelah lonjakan tajam di awal minggu, di tengah aksi jual pasar. NEWSMAKER
Namun kondisi ini menekan harga logam mulia dan industri, memangkas sebagian besar penguatannya pekan ini. Platinum spot turun 0,1% menjadi $1.353,71 per ons, sementara perak spot melemah 0,3% menjadi $38,5035 per ons. Pada logam industri, kontrak berjangka tembaga di London Metal Exchange turun 0,1% menjadi $9.838,55 per ton, sementara tembaga COMEX merosot 0,5% menjadi $4,5248 per pon. Kedua kontrak tersebut sebelumnya mencatatkan kenaikan kuat dalam sepekan terakhir berkat optimisme terhadap suku bunga AS yang lebih rendah serta janji stimulus tambahan dari Tiongkok sebagai importir utama.
Sumber: Investing.com